Category : Hikmah

Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Amalan-di-Dzulhijjah

Bismillaahirrohmaaniirrahiim

Amalan yang dilakukan selama 10 hari pertama bulan Dzulhijjah menjadi amal yang sangat dicintai Allah Ta’ala. Melebihi amal soleh yang dilakukan di luar waktu itu.
Sebagaimana hadits dari Ibn Abbas radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallamﷺ bersabda, “Tidak ada hari dimana suatu amal salih lebih dicintai Allah melebihi amal shalih yang dilakukan di sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah, pen.).”
Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, termasuk lebih utama dari jihad fi sabilillah? Nabi menjawab, “Termasuk lebih utama dibanding jihad fi sabilillah. Kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya (ke medan jihad), dan tidak ada satupun yang kembali (mati dan hartanya diambil musuh, pen.).” (HR. Bukhari , Ahmad, dan Turmudzi)

Wanita Cantik Tidak Mengumbar Aurat

20151206035422

Wanita itu cantik jika auratnya tidak diumbar

Masih banyak wanita yang lebih menonjolkan kecantikan dengan cara auratnya diumbar
Untuk mencari perhatian para lelaki, rela dandan tebal, memakai baju ketat, bahkan sampai auratnya terbuka kemana-mana

Kata pacarku, aku cantik kalo dandan seperti ini….. | kata pacar diturutin, tapi kata orang tua gak didengar
Entar aku diputusin kalo gak pake baju pendek… | lelaki shaleh/ baik pasti memilih wanita yang tidak mengumbar aurat
Kalo pake jilbab, entar jadi jomblo permanen…. | justru lebih baik jomblo terhormat dari pada ngumbar aurat dipandang rendah oleh lelaki

Aku udah pake hijab, tetap aja digoda… | nah pake hijab aja digoda, apalagi ga pake hijab
Suamiku gak suka kalo aku pake hijab… | padahal besok suaminya yang bakan bertanggung jawab atas istrinya

Wanita itu cantik karena akhlaknya, bukan cantik karena dandan menor apalagi sampe auratnya kemana-mana.

Tetap Istiqamah dalam hijrah, yang belum mari dicoba, biar dapat suami yang shalih juga
Bagi yang udah nikah, bantu suami agar mudah dihisab di akhirat kelak 🙂

Ilustrasi : @messayu_putri
Line@ @duniajilbab

 

Susah Bangun Shubuh

f13b9dd1-6d0a-4d5e-bd70-984eec1b125f

“Barangsiapa yang shalat Subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim).

Kemudian, dalam sabda lainnya disebutkan, “Barangsiapa yang shalat isya` berjama’ah maka seolah-olah dia telah shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat Subuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya.” (HR. Muslim).

Sumber Line @BERDAKWAH

Asyiknya Bermanja pada-Nya

Suatu hari,
Saat Rasulullah صلى اللّه عليه وسلم mengunjungi para tawanan perang,
Di sana ada seorang wanita yg sedang memeluk erat anaknya.

“Menurut kalian apakah wanita ini akan melempar anaknya ke dalam api?”
Tetiba tanya beliau pada Sahabatnya.

Maka sahabatnya pun menjawab;
“Tidak akan!”

Lantas lanjut beliau صلى اللّه عليه وسلم;
“Sesungguhnya sayangnya Allah pada hamba-Nya lebih daripada seorang ibu terhadap anaknya yg masih dalam buaian.”
| HR. Bukhari & Muslim

Suatu yg maklum,
Saat anak dalam buaian adalah saat dia mendapatkan sayang yg luar biasa dari kedua orang tuanya,
Digendong,
Dimandikan,
Dipeluk erat,
Disuapi,
Dimanja semanja-manjanya,
Disayang sesayang-sayangnya.

Sang Nabi mengisyaratkan kita untuk memaknai ini,
Bahwa Allah lebih menyayangi kita jauh melebihi sayangnya seorang ibu pd anaknya yg masih dlm buaian.

Jika saja kita memaknai ini,
Maka bermanja pada-Nya akan lebih indah & menyenangkan.
Selayaknya seorang anak kecil yg bermanja & merengek pada ibunya.
بارك الله فيك

Kafan Itu Tak Bersaku

Tak bisa kau masukkan uang se-rupiah pun untuk jadi perbekalan.

Karena kita akan MATI.
Allah tak melihat berapa banyak hartamu.
Tapi apa yang pernah kau beri.

KAFAN itu tak berwarna-warni.
Tak dapat kau fashion-kan ketika kelak tubuhmu terbujur kaku tanpa ada daya upaya.

Karena ketika mati.
Allah tak menilai seberapa indah dan mahal pakaian duniawimu.
Yang kau kenakan tetap kain putih, murah, bahkan tak berjahit.

KAFAN itu tak memiliki tutorial.
Tak butuh kreatifitas ketika dikenakan.
Karena ketika mati.
Allah tak menilai keren atau tidak seorang manusia ketika memakainya.
Pada akhirnya,
pakaian taqwa manusia bukanlah karya designer ternama,
tapi secarik kain putih polos tanpa warna.

IYA…
KAIN KAFAN ITU PUTIH WARNANYA.
Seperti harapan kita semua,
semoga telah putih hatinya dari khilaf dan dosa.
Agar kelak pantas untuk masuk ke dalam Jannah Allah Azza Wa Jalla.

KAIN KAFAN itu sama bagi kita semua.
Sama harganya.
Sama warnanya.
Sama cara pemakaiannya.
Tak bisa kau selipkan apa-apa di dalamnya.
Menutupi sekujur tubuh dari kaki hingga kepala.

LALU…..
MASIH ADAKAH RASA ANGKUH DALAM DIRI KITA?
Menganggap diri lebih mulia daripada segolongan manusia yang lain…?

Astaghfirulllah, ampuni kami ya Rabb….

TUJUAN TERAKHIR KITA SEMUA SAMA

Karena pada akhirnya kita akan dibaringkan di dalam tempat yang sama.

Apapun yang kamu miliki.
Apapun yang kamu peroleh.
Apapun yang kamu dapatkan.
Apapun yang kamu bangga-banggakan.
Apapun yang kamu agung-agungkan.

Semuanya akan kamu tinggalkan!
Ketahuilah wahai sahabatku, Keinginan manusia itu ibarat koin-koin logam.
Semakin banyak keinginanmu, maka semakin berat beban yang kau pikul.

Dan ketahuilah bahwasanya manusia TIDAK AKAN PERNAH PUAS bila ia sendiri tidak mampu untuk mensyukuri.
Jadilah hamba yang menjadikan dunia ini sebagai ladang amal.
Jadilah hamba yang memelihara sifat tawadhu’ di dunia.
Jadilah hamba yang pandai dalam bersyukur.

Taken from WA group MT. Aisyah
#10Agustus2015