Asyiknya Bermanja pada-Nya

Suatu hari,
Saat Rasulullah صلى اللّه عليه وسلم mengunjungi para tawanan perang,
Di sana ada seorang wanita yg sedang memeluk erat anaknya.

“Menurut kalian apakah wanita ini akan melempar anaknya ke dalam api?”
Tetiba tanya beliau pada Sahabatnya.

Maka sahabatnya pun menjawab;
“Tidak akan!”

Lantas lanjut beliau صلى اللّه عليه وسلم;
“Sesungguhnya sayangnya Allah pada hamba-Nya lebih daripada seorang ibu terhadap anaknya yg masih dalam buaian.”
| HR. Bukhari & Muslim

Suatu yg maklum,
Saat anak dalam buaian adalah saat dia mendapatkan sayang yg luar biasa dari kedua orang tuanya,
Digendong,
Dimandikan,
Dipeluk erat,
Disuapi,
Dimanja semanja-manjanya,
Disayang sesayang-sayangnya.

Sang Nabi mengisyaratkan kita untuk memaknai ini,
Bahwa Allah lebih menyayangi kita jauh melebihi sayangnya seorang ibu pd anaknya yg masih dlm buaian.

Jika saja kita memaknai ini,
Maka bermanja pada-Nya akan lebih indah & menyenangkan.
Selayaknya seorang anak kecil yg bermanja & merengek pada ibunya.
بارك الله فيك

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply